
Lomboknusa.id, Bima – Banjir kembali melanda Desa Kore dan Sandue, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, Sabtu sore. Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.20 WITA akibat luapan air dari pegunungan.
Air meluap setelah drainase Desa Kore tidak mampu menahan debit. Luapan menggenangi permukiman warga, jalan raya, dan lahan pertanian setempat.
Ketinggian air dilaporkan bervariasi antara 20 hingga 50 sentimeter. Dampaknya, aktivitas warga sempat terganggu akibat genangan bercampur lumpur.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bima melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Muhammad Nurul Huda, menyampaikan keterangan resmi. Ia menyebut derasnya air gunung menjadi penyebab utama banjir tersebut.
Selain itu, Heni salah satu warga dalam wawancara online bersama Lomboknusa.id, mengaku banjir sudah sering terjadi dan merusak fasilitas seperti jalan dan lingkungan sekolah.
“Langganan banjir setiap musim penghujan jadi dampak kejadian ini 25 kepala keluarga terdampak,” ujarnya Sabtu (21/2/2026). Sebanyak 81 jiwa dari 25 unit rumah di enam RT tergenang.
Selain permukiman, infrastruktur turut mengalami kerusakan cukup signifikan. Tembok penahan air buatan warga rusak sepanjang tiga meter. Aspal ruas jalan menuju Dermaga Kore terkelupas sepanjang 10 meter. Akses lintas Tambora tergenang lumpur sepanjang 75 meter menyebabkan kemacetan.
“Banjir sudah surut dan warga melakukan pembersihan lumpur serta sampah,” pungkas Heni. Tidak ada pengungsian dilaporkan dalam kejadian tersebut.






