Maret 22, 2026

Foto Ilustrasi Banjir di Sumatra (Foto: Lomboknusa.id/AI)

Lomboknusa.id, Sumatra: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data korban bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Hingga Minggu (30/11), tercatat 442 orang meninggal dunia dan 402 lainnya masih dalam pencarian.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menyatakan bahwa wilayah paling terdampak berada di Provinsi Sumatra Utara. Ia menyebut bahwa kondisi di daerah tersebut jauh lebih parah dibandingkan provinsi lain yang terdampak.

“Daerah yang paling terdampak adalah Sumatra Utara. Sementara Sumatra Barat dinilai lebih cepat dipulihkan dibanding Sumatra Utara dan Aceh,” ujar Suharyanto dalam keterangannya.

BNPB bersama pemerintah daerah masih fokus melakukan pencarian korban di sejumlah titik yang sulit dijangkau. Kondisi cuaca yang dinamis disebut menjadi kendala utama bagi tim gabungan di lapangan.

“Kami terus mengerahkan personel untuk evakuasi dan pencarian korban. Tantangan terbesar saat ini adalah akses yang tertutup material longsor dan cuaca yang berubah-ubah,” tambah Suharyanto.

Sementara itu, ribuan warga yang terdampak masih mengungsi di lokasi-lokasi yang telah disiapkan pemerintah daerah. BNPB memastikan distribusi logistik utama seperti makanan, obat-obatan, dan perlengkapan sanitasi terus dipasok ke wilayah terdampak.

Pemerintah mengimbau masyarakat di kawasan rawan banjir dan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama karena intensitas hujan di wilayah Sumatra diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Upaya rehabilitasi dan rekonstruksi akan diprioritaskan setelah proses pencarian dan penyelamatan selesai dilakukan. Pemerintah pusat memastikan akan memberikan dukungan penuh bagi daerah yang terdampak parah.

 

About The Author

1 thought on “BNPB: 442 Korban Meninggal dan 402 Hilang Akibat Banjir Sumatra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Need Help?