
Lomboknusa.id, Jakarta: Kapolri menyampaikan bahwa kepercayaan publik terhadap Polri meningkat berdasarkan hasil survei internasional yang menempatkan institusi kepolisian Indonesia di peringkat 19 dunia. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari berbagai upaya reformasi dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Kapolri dalam Rilis Akhir Tahun 2025 di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). Menurutnya, kepercayaan publik menjadi indikator penting dalam menilai efektivitas Polri sebagai institusi penegak hukum sekaligus pelayan masyarakat.
“Hal tersebut ditunjukkan dengan survei kepercayaan publik terhadap Polri yang terus menunjukkan tren yang positif, dan memperoleh pengakuan, baik dari lembaga survei internasional maupun nasional,” ujar Listyo Sigit Prabowo.
Salah satu survei yang disoroti adalah The Global Safety Report 2025. Dalam laporan tersebut, Indonesia mencatat skor 89 pada indikator law and order index. Capaian itu menempatkan Indonesia pada peringkat ke-19 dari 144 negara yang disurvei. Indeks ini mengukur tingkat rasa aman masyarakat serta tingkat kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum di masing-masing negara.
Baca Juga : Korlantas Polri Pastikan Kesiapan Operasi Lilin 2025 Hadapi Arus Libur Nataru
Kapolri menjelaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan persepsi positif masyarakat terhadap upaya Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, tingginya tingkat kepercayaan publik merupakan modal strategis bagi Polri untuk terus menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat adalah fondasi utama bagi Polri untuk terus hadir dan bekerja secara profesional dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan yang berkeadilan,” ucapnya.
Sigit juga menegaskan bahwa hasil survei tersebut tidak membuat Polri berpuas diri. Ia menyebut tantangan keamanan ke depan semakin kompleks, mulai dari dinamika sosial, kejahatan berbasis teknologi, hingga isu global yang berdampak pada stabilitas nasional. Karena itu, Polri berkomitmen melanjutkan reformasi internal, memperkuat pendekatan humanis, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap lini pelayanan.
Lebih lanjut, Kapolri menekankan pentingnya sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif. Ia menyebut keberhasilan menjaga rasa aman tidak dapat dicapai oleh aparat semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Polri akan terus berbenah dan memperbaiki diri. Dukungan dan kepercayaan masyarakat menjadi energi bagi kami untuk bekerja lebih baik dan lebih profesional,” kata Sigit.
Dengan capaian skor tinggi dalam indeks law and order serta meningkatnya kepercayaan publik, Polri menilai tahun 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran kepolisian sebagai institusi yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.






