
RRI.CO.ID, Mataram – Perjalanan Toko Kue 3&4 berawal dari usaha kecil yang dirintis dari rumah di lingkungan yang kala itu masih dikelilingi area persawahan. Dari dapur sederhana, usaha tersebut perlahan tumbuh hingga dikenal luas seperti sekarang.
Owner Toko Kue 3&4, Hapsah, menceritakan bahwa ide usaha muncul karena melihat peluang jajanan yang masih terbatas di sekitar tempat tinggalnya. Ia mulai mencoba membuat donat gula setelah melihat keluarga menyukai hasil buatan mertuanya.
“Awalnya saya hanya coba titip donat gula di satu warung, ternyata cepat habis dan pembelinya suka,” ujarnya.
Respons positif itu membuatnya semakin yakin untuk melanjutkan usaha. Dalam sehari ia bahkan bisa dua kali mengantar dagangan karena permintaan terus bertambah.
Seiring waktu, jangkauan pemasaran diperluas ke beberapa warung dan sekolah-sekolah. Ia mengantar sendiri kue-kue tersebut dengan berjalan kaki maupun bersepeda.
“Waktu itu saya titip sampai ratusan di sekolah-sekolah, alhamdulillah lumayan laku,” katanya.
Perjalanan usaha sempat terhenti ketika ia hamil anak ketujuh. Setelah masa tersebut, ia kembali membuka kios kecil di depan rumah sebelum akhirnya memiliki toko yang lebih permanen.
Toko yang kini dikenal sebagai Toko Kue 3&4 mulai beroperasi sekitar tahun 2008. Sejak saat itu, variasi produk terus bertambah seiring meningkatnya permintaan pelanggan.
Ia menuturkan, pada awalnya hanya memproduksi donat. Kini tokonya juga menampung berbagai produk dari pemasok lain, meski tetap mempertahankan beberapa kue buatan sendiri.
“Sekarang banyak supplier yang nitip, tapi kami tetap punya beberapa produk buatan sendiri,” tuturnya.
Meski persaingan usaha kue semakin ketat, ia memilih bertahan dengan menjaga kualitas rasa. Baginya, cita rasa adalah alasan utama pelanggan kembali membeli.
Ia percaya bahwa usaha makanan sangat bergantung pada kepercayaan konsumen. Selama rasa tetap terjaga, pelanggan akan tetap datang meski banyak pilihan lain.
Lebih dari dua dekade menjalankan usaha, ia melihat konsistensi sebagai kunci utama bertahan. Resep yang digunakan sejak awal tetap dipertahankan hingga sekarang.
Perjalanan panjang itu menjadikan Toko Kue 3&4 bukan sekadar usaha keluarga, tetapi juga bagian dari kisah ketekunan pelaku UMKM yang tumbuh dari langkah sederhana.






