Lomboknusa.id: Sahur bukan sekadar makan sebelum imsak. Sahur adalah “modal energi” agar tubuh tetap fokus, produktif, dan tidak mudah lemas sepanjang hari. Banyak orang merasa cepat lapar, pusing, atau mengantuk saat puasa—biasanya karena komposisi sahurnya kurang seimbang.

Lalu, bagaimana menu sahur yang tepat agar anti lemas?
1️⃣ Prinsip Gizi Seimbang Saat Sahur
Agar energi tahan lama, pastikan menu sahur mengandung kombinasi berikut:
✅ Karbohidrat Kompleks (Sumber Energi Tahan Lama)
Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat sehingga menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Contoh:
Nasi merah
Oatmeal
Kentang rebus
Roti gandum
Hindari terlalu banyak karbohidrat sederhana (makanan manis berlebihan) karena bisa membuat gula darah naik cepat lalu turun drastis, sehingga tubuh cepat lemas.
✅ Protein Berkualitas (Bikin Kenyang Lebih Lama)
Protein membantu memperlambat proses pencernaan dan menjaga massa otot selama puasa.
Contoh:
Telur
Ayam tanpa kulit
Ikan
Tahu & tempe
Susu atau yogurt
Kombinasi karbohidrat + protein sangat penting untuk menjaga energi stabil.
✅ Lemak Sehat (Sumber Energi Tambahan)
Lemak sehat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.
Contoh:
Alpukat
Kacang-kacangan
Minyak zaitun
Ikan berlemak
Gunakan secukupnya, jangan berlebihan.
✅ Serat & Vitamin (Bantu Pencernaan dan Daya Tahan)
Sayur dan buah membantu menjaga sistem pencernaan tetap lancar serta mencegah sembelit saat puasa.
Contoh:
Bayam, wortel, brokoli
Pisang
Pepaya
Apel
✅ Cairan yang Cukup (Anti Dehidrasi)
Minum 2–3 gelas air saat sahur.
Bisa ditambah susu atau infused water. Hindari terlalu banyak kopi atau teh karena bersifat diuretik (memicu lebih sering buang air kecil).
2️⃣ Contoh Menu Sahur Anti Lemas
Berikut beberapa kombinasi menu praktis dan seimbang:
🍽️ Menu 1 (Praktis & Cepat)
Nasi merah
Telur dadar + sayur
Tumis tempe
Buah pisang
Air putih 2 gelas
🍽️ Menu 2 (Lebih Ringan)
Oatmeal + susu
Potongan buah
Telur rebus
Air putih
🍽️ Menu 3 (Tinggi Protein)
Kentang rebus
Ikan panggang
Sayur bening
Alpukat
Air putih
3️⃣ Tips Tambahan Agar Tidak Lemas
Jangan melewatkan sahur.
Hindari makanan terlalu asin dan terlalu pedas.
Kurangi gorengan berlebihan.
Tidur cukup setelah tarawih.
Bangun sahur jangan terlalu mepet imsak agar tubuh siap mencerna makanan dengan baik.
Menu sahur anti lemas bukan soal makan banyak, tetapi makan dengan komposisi yang tepat. Kombinasikan karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serat, dan cairan yang cukup. Dengan gizi seimbang, puasa bisa tetap lancar, tubuh tetap bertenaga, dan aktivitas harian tetap optimal.







