Maret 23, 2026
DPR
Endipat, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra. (Foto: Google)

Lomboknusa.id, Jakarta: Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Gerindra, Endipat Wijaya, meminta Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid untuk memperkuat strategi komunikasi publik terkait penanganan bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Aceh. Permintaan itu disampaikan dalam rapat yang disiarkan melalui kanal YouTube Komisi I DPR RI, di tengah ramainya perhatian publik terhadap peran relawan individu dalam merespons bencana.

Endipat menilai masih banyak masyarakat yang menganggap pemerintah tidak hadir, padahal sejumlah kementerian telah melakukan langkah signifikan sejak awal bencana. Ia mencontohkan Kementerian Kehutanan yang telah melakukan evaluasi lapangan dan memulai gerakan penanaman pohon berskala besar sebagai bagian dari mitigasi dan pemulihan ekosistem. Namun, menurutnya, informasi sebesar itu tidak tersampaikan secara masif dan tidak mampu menandingi narasi yang lebih viral.

Dalam penyampaiannya, Endipat melontarkan kritik yang dinilai publik sebagai sindiran kepada Ferry Irwandy, konten kreator yang viral karena penggalangan dana banjir Sumatra hingga mencapai lebih dari Rp10 miliar. Ia menyebut ada pihak yang “hanya sekali datang ke lokasi bencana tetapi tampak lebih menonjol di media sosial” dan bahkan terlihat “paling membantu” meski pemerintah telah bekerja dalam skala jauh lebih besar.

Pernyataan itu selaras dengan momentum viralnya Ferry Irwandi yang mengirim lebih dari 5 ton bantuan dalam hitungan hari, disertai dokumentasi digital yang cepat menyebar dan memicu dukungan publik. Aksi tersebut menjadi perbincangan besar di media sosial, hingga membuat sejumlah tokoh politik menilai pemerintah kalah narasi di ruang digital.

Endipat menegaskan bahwa kontribusi pemerintah terhadap penanggulangan bencana nilainya mencapai triliunan rupiah dan melibatkan operasi besar-besaran, mulai dari distribusi logistik, pembukaan akses wilayah terisolasi, hingga pembangunan jembatan darurat. Ia menilai Komdigi perlu bergerak lebih agresif agar publik mengetahui skala kerja negara, bukan hanya apa yang terlihat viral.

Menurutnya, tanpa komunikasi publik yang kuat, pemerintah dapat kembali kalah narasi dari pihak-pihak yang tampil mencolok meski kontribusinya tidak sebanding dengan kapasitas negara. Ia menekankan pentingnya amplifikasi kinerja pemerintah agar tidak muncul lagi kesan bahwa negara absen, padahal berbagai kementerian telah bekerja sejak awal fase tanggap darurat.

Endipat berharap Komdigi memperkuat strategi komunikasi digital untuk memastikan masyarakat memperoleh gambaran utuh mengenai penanganan bencana, termasuk besarnya alokasi anggaran, jumlah bantuan yang disalurkan, dan langkah pemulihan jangka panjang yang telah direncanakan pemerintah.

About The Author

1 thought on “Anggota Komisi I DPR RI, Endipat Sindir Ferry Irwandi? Komdigi Diminta Gencarkan Publikasi Penanganan Bencana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Need Help?