
Lomboknusa.id, Bima–Kondisi jalan lintas Parado, Kabupaten Bima, NTB, rusak parah dan memprihatinkan. Kerusakan tersebut menghambat mobilitas warga serta aktivitas ekonomi masyarakat setempat.Jalan penghubung utama Kecamatan Parado mengalami longsor sejak sekitar satu bulan lalu. Hingga kini, kerusakan jalan tersebut belum mendapatkan penanganan optimal pemerintah terkait.
Kendaraan roda empat dilaporkan nyaris tidak dapat melintasi ruas tersebut. Sementara pengendara roda dua harus ekstra hati-hati saat melewati badan jalan.
Warga berharap Pemerintah Provinsi NTB dan Kabupaten Bima segera bertindak. Namun respons pemerintah dinilai lamban terhadap kondisi darurat tersebut.
Keluhan masyarakat viral melalui media sosial sejak Selasa, 10 Februari 2026. Salah satu warga, Daus Bima, menyoroti lemahnya pelayanan publik pemerintah daerah.
“Sudah hampir satu bulan jalan lintas Parado rusak parah tanpa penanganan serius, seolah pemerintah menunggu korban jiwa sebelum memperbaikinya,” tulis Daus Bimbo, warga Kecamatan Parado, melalui akun Facebook pribadinya, dikutip Rabu (11/2/2026).
Menurutnya, kewenangan penanganan jalan diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004. Warga masih menunggu langkah konkret pemerintah memperbaiki infrastruktur vital tersebut.
Selain itu Adi, salah satu warga menyampaikan belum ada upaya serius pemerintah menangani kerusakan mendesak tersebut, sehingga mencerminkan buruknya pelayanan Pemerintah Kabupaten Bima dan Pemerintah Provinsi NTB dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Jalan merupakan penunjang utama aktivitas warga dan meminta pemerintah segera menurunkan alat berat sambil menunggu realisasi anggaran perbaikan infrastruktur,” tegasnya kepada lomboknusa.id, dalam wawancara online.
Hingga kini, warga Kecamatan Parado masih menanti langkah konkret pemerintah memperbaiki jalan yang rusak parah. Sejumlah titik dilaporkan kian memprihatinkan karena menghambat mobilitas dan melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat.






